Pro Kontra Terkait Liga Super Eropa Merebak

Pro Kontra Terkait Europa Super League Merebak

Liga Cacing – Berita Bola – 12 tim elit Eropa sepakat untuk tampil di Europa Super League pada musim 2023/04 mendatang.  Kehadiran kompetisi ini seakan menjadi resistensi bagi Liga Champions dan andai tetap dijalankan, bukan tak mungkin FIFA dan UEFA bakal memberikan ancaman.

Menukil laman ESPN, Ada 12 klub elit Eropa yang mengambil bagian. Inggris menyematkan Manchester United, Manchester City, Liverpool, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotpur. Italia mewakilkan Juventus, AC Milan, dan Inter Milan. Sementara Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid bakal menjadi wakil dari Spanyol.

Rencananya, ada 20 tim yang bakal berlaga di kompetisi ini. 15 di antaranya merupakan anggota permanen kompetisi sementata lima tim bakal dirotasi sesuai dengan peforma. Terkait sponsor, Jp Morgan bakal menginvestasikan dana tak kurang dari 6 miliar dolar (sekitar Rp 87 triliun).

12 tim yang memutuskan berpartisipasi sudah mengeluarkan rilis terkait kepastian mentas di Liga Super Eropa. Pembentukan Liga Super Eropa hadir lantaran  pandemi virus Corona sudah merusak perekonomian sepakbola secara keseluruhan.

“Pembentukan liga baru terjadi ketika pandemi global telah mempercepat ketidakstabilan model ekonomi sepakbola Eropa saat ini. Selama bertahun-tahun, klub pelopor bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa yang ada dan, khususnya, untuk membuat turnamen yang mewadahi klub dan pemain terbaik dapat lebih sering bersaing satu sama lain,” bunyi keterangan pers Madrid.

Baca Juga:  Norwich City Resmi Kembali ke Premier League

Juventus juga mengeluarkan pernyataannya. Pihak Si Nyonya Tua berharap komposisi peserta segera terkumpul agar kompetisi bisa berjalan.

“Klub telah setuju untuk bergabung dengan Liga Super Eropa dalam jangka panjang. Klub-klub top Eropa tambahan diharapkan untuk bergabung dengan proyek ini, mencapai kelompok inti hingga 15 anggota tetap yang akan dilengkapi oleh banyak klub setiap tahunnya berdasarkan proses penerimaan dengan menghasilkan 20 klub secara keseluruhan,” tulis keterangan Juventus.

Wakil bos Manchester United, Joel Glazer, juga sudah bersuara dan menyatakan bahwa Liga Super Eropa bisa menjadi babak baru untuk sepakbola.

“Dengan menyatukan klub dan pemain terhebat di dunia untuk bermain satu sama lain sepanjang musim, Liga Super akan membuka babak baru untuk sepakbola Eropa, memastikan kompetisi dan fasilitas kelas dunia, dan meningkatkan dukungan finansial untuk piramida sepakbola yang lebih luas,” kata Joel Glazer dalam keterangan pers MU.

Meski mendapat dukungan dari berbagai klub, tak serta merta semua klub mau ikut berpartisipasi. Tim-tim dari Bundesliga dan Prancis menolak untuk berpartisipasi. Namun, pihak LaLiga justru mengapresiasi hal tersebut.

“Kami berterima kasih kepada klub-klub di negara lain, terutama Prancis dan Jerman, karena menolak untuk menandatangani. Kami menyerukan kepada semua pecinta sepakbola, penggemar, dan politisi untuk bergabung dengan kami dalam perang melawan proyek ini,” bunyi pernyataan LaLiga.

Update selalu berita sepakbola dari berbagai penjuru dunia cuma di Ligacacing.net