Disuntik Vaksin, Kurniawan Dwi Yulianto Akui Sedikit Gugup

Disuntik Vaksin, Kurniawan Dwi Yulianto Akui Sedikit Gugup

Liga CacingMalaysia Super League – Pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto mengaku gugup kala meengikuti program vaksinasi COVID-19 yang digelar pemerintah daerah Sabah. Meski begitu, ia sukses menjalani vaksinasi.

Seluruh punggawa the Rhinos sudah menjalani vaksinasi COVID-19 guna menekan persebaran virus. Dalam beberapa hari terakhir, Sabah mengalami pengingatan kasus. Kemarin, tercatat muncul 318 kasus baru yang terjadi. Hal tersebut jelas membuat pemerintah khawatir.

Selain memberikan vaksin kepada Masyarakat, Sabah FC juga diwajibkan mengikui suntik vaksin lantaran cabang olahraga sepakbola terbilang sangat rentan untuk menghadirkan kontak fisik di dalam pertandingan maupun dalam sesi latihan.

“Program vaksin ini sangat penting bagi kami, karena sepakbola merupakan olahraga yang diwarnai kontak badan, dan berharap semua atlet juga ikut divaksin,” ujar Kurniawan yang mengaku sempat merasa gugup seperti diwartakan laman New Straits Times.

Baca Juga:  Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Malaysia Resmi Naturalisasi Pemain asal Belgia

Pasca menjalani vaksin, Sabah akan fokus mempersiapan diri guna menghadapi putaran kedua Malaysia Super League pada bulan depan. MSL memang sempat rehat selama dua bulan guna membantu Timnas Malaysia memaksimalkan persiapan untuk menyambut kualifikasi Piala Dunia 2022 di UEA.

Menurut Kurniawan, timnya saat ini tengah menjalani program latihan secara virtual lantaran pemerintah kota Sabah tengah melakukan pembatasan social berskaa besar (PSBB). Rencananya, Kurniawan akan melakukan latihan secara tertutup pada pekan depan di Padang SAFA. Kurniawan menyebut jika ia tak ingin kondisi para pemain menurun lantaran tak menjalani latihan normal.

“Pemain menghadapi masalah untuk mengembalikan kebugaran mereka setelah perintah pengendalian pergerakan (MCO) 2.0, dan kami tidak ingin itu terulang lagi sekarang,” ungkap Kurniawan.

“Sekarang pemain melakukan program latihan yang diberikan tim pelatih hanya sebatas untuk menjaga kebugaran sebelum mereka beralih ke fase latihan praktis berikutnya,” pungkas mantan pemain Timnas Indonesia itu.

Update selalu berita sepakbola dari berbagai penjuru dunia cuma di Ligacacing.net