Diminati Tim K-League 3, Dalen Doke Justru Menolak, Kenapa?

Diminati Tim K-League 3, Dallen Doke Justru Menolak, Kenapa?

Liga CacingK League 1 – Kontestan K-League 3, Cheongju FC dikabarkan tertarik merekrut pemain muda Persita Tangerang, Dallen Doke. Namun sang pemain memutuskan bertahan bersama Laskar Cisadane lantaran takut menit bermainnya tereduksi di Negeri Gingseng.

Dallen menyebut jika dirinya sempat menjalani latihan bersama Cheongju guna mendapatkan kebugaran pada awal tahun ini lantaran kompetisi kala itu masih ditangguhkan lantaran pandemi COVID-19. Selain Dallen, dua pemain lain di bawah agen Muly Munial yakni Muhammad Iqbal juga smepat berlatih. Nama yang disebut kedua sudah bergabung dengan Cheongju. Sementara Dallen memutuskan kembali ke Indonesia pasca 3 bulan menjalani latihan bersama klub.

“Jadi memang rencana awal hanya ikut gabung latihan selama tiga bulan, karena liga di Indonesia saat itu juga belum berjalan. Setelah saya bisa adaptasi, mereka (manajemen Cheongju) bilang lihat potensi saya dan, tertarik untuk kontrak selama setengah musim yang dimulai bulan Juli sampai dengan November,” beber Dallen dilansir laman resmi Persita.

Menurut Dallen, dirinya sengaja menolak tawaran Cheongju lantaran ia ingin mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Pasalnya, kompetisi K-League 3 hanya akan berjalan selama 12 pekan pada putaran kedua. Ia merasa jumlah tersebut tak cukup bagi dirinya.

Baca Juga:  Tanpa Asnawi, Ansan Greeners Bekuk Pemuncak Klsemen K-League 2

Tak hanya itu, ia juga merasa akan mendapatkan rotasi bermain lantaran jumlah komposisi skuat Cheongju sudah kelewat besar dan hal tersebut membuatnya enggan memperkuat tim Negeri Gingseng layaknya Asnawi Mangkualam dan justru memutuskan untuk kembali bergabung dengan Persita guna mentas di tim utama.

“Saya memilih bertahan di Persita pastinya setelah melalui banyak pertimbangan. Menurut saya, setelah satu tahun sepakbola dihentikan, prioritas utama saya adalah mendapatkan banyak game,” ujar Dallen.

“Sedangkan di Korea, karena saya telat gabung latihan, saya hanya akan didaftarkan setengah musim, dari Juli-November, dan hanya sisa 12 pertandingan. Jadi, menurut saya tetap main di Indonesia satu musim full adalah pilihan terbaik setelah satu tahun break.”

“Karena itu, bagi saya Persita memiliki potensi terbaik untuk memberikan saya banyak pengalaman bermain. Selain itu pihak sana juga mau memiliki hubungan baik dengan saya, dan terbuka untuk ke depannya jika saya ingin bermain di Korea.”

Update selalu berita sepakbola dari berbagai penjuru dunia cuma di Ligacacing.net