Clerence Seedorf Sebut Manajer Kulit Warna Tak Dapat Tempat di Eropa, Kenapa?

Clarence Seedorf Sebut Manajer Kulit Warna Tak Dapat Tempat di Eropa, Kenapa?

Liga Cacing – Berita Bola – Legenda hidup AC Milan dan Timnas Belanda, Clarence Seedorf menyebut jika manajer kulit hitam sulit mendapatkan tempat dan tak memiliki kesempatan yang besar untuk menangani sebuah klub. Mengapa demikian?

Seedorf, 44 tahun sempat mengeyam kesuksesan sebagai pemain. Ia sukses menjuarai Liga Champions dengan tiga tim berbeda, Ajax Amsterdam, AC Milan dan Real Madrid.  Pasca pensiun dari lapangan hijau, ia sempat melatih AC Milan namun ia hanya bertahan selama empat bulan di tim yang sempat dibelanya itu.

Pria berdarah Suriname sebelumnya sempat melatih beberapa tim lain macam Deportivo La Coruna, Shenzen di Chinese Super League dan Timnas Kamerun. Namun setelahnya, ia tak mendapat panggilan untuk kembali melatih sejak dua tahun lalu.

Baca Juga: Nigel Pearson Resmi Tangani Bristol City

“Aku bermain 12 thaun di Italia. Setelah menangani Milan, aku tak mendapat panggilan untuk melatih lagi,” ungkap Seedorf kepada Gazzetta dello Sports. “Apa yang menjadi kriteria untuk menjadi seorang pelatih. Mengapa orang yang menjadi juara di sepakbola seakan tak mendapat tempat?,” tanya Seedorf.

Ia pun menyebut Patrick Vieira dan Thierry Henry sebagai contoh. Meski keduanya berprestasi sebagai pemain di Arsenal dan berbagai klub, mereka hanya mendapat kesempatan melatih di MLS. Vieira sempat melatih New York City dan Henry saat ini melatih Montreal Impact.

“Jadi saya bisa simpulkan jika para pelatih kulit berwarna tak mendapatkan kesempatan yang sama di sepakbola saat ini. Semua orang harus merasakan tanggung jawab yang sama untuk menciptakan dunia yang meritocratic. Hasil yang baik bisa datang dari berbagai keragaman,” tandasnya.

Update selalu berita sepakbola dari berbagai penjuru dunia cuma di Ligacacing.net

Leave a Reply