Shin Tae-yong Siap Panggil Asnawi Mangkualam ke Timnas Indonesia

Alasan Pelatih Ansan Greeners Mainkan Asnawi 3 Posisi Sekaligus

Liga CacingK League 1 – Pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-Sik sangat puas dengan potensi yang dimiliki Asnawi Mangkualam. Pemain timnas Indonesia U-23 itu dinilai bisa bermain di banyak posisi.

Sejak didatangkan dari PSM Makassar pada medio Februari lalu, Asnawi Mangkualam pelan-pelan mulai mampu menembus skuad inti Ansan Greeners. Termasuk kala Ansan Greeners mengalahkan Daejeon Hana Citizens, Sabtu (24/2/2021) malam WIB di Stadion Ansan Wa

Di laga itu sendiri, Asnawi bermain sebagai winger kanan berduet Geon-Joo Choi di sisi kiri dan Hee-Seong Lee yang diplot sebagai playmaker di belakang Ryun-Do Kim dalam formasi 4-2-3-1.

Menariknya di laga tersebut, Asnawi terlihat memainkan tiga posisi sekaligus, yakni sebagai false nine, dengan Hee-Seong Lee dan Ryun-Do Kim kadang bergerak melebar, membuat Asnawi ditugaskan untuk sering-sering menusuk dari tengah.

Baca Juga: Asnawi Mangkualam Belum Mau Pulang Andai Tak Sukses di Korea Selatan

Selain itu, ia juga sempat memerankan gelandang bertahan dan bek sayap kanan setelah bek andalan Ansan Greeners, Min Joon-yeong mengalami cedera di akhir babak pertama.

Pada akhirnya, kerja keras Asnawi terbayarkan dengan, gol tunggal kemenangan Ansan Greeners yang dicetak oleh Sim Jae-Min buah dari assist pemain berusia 21 tahun itu.

Tambahan tiga poin itu membuat Ansan Greenes naik ke peringkat tiga klasemen K-League 2. Ansan kini mengoleksi 14 poin dari 8 laga dan hanya berselisih satu poin dari Daejeon Hana Citizen yang ada di puncak klasemen dan Jeonnam Dragons yang punya poin sama Daejeon di peringkat kedua.

Kim-Gil Sik sendiri mengaku sangat puas dengan performa Asnawi yang mampu memerankan tiga posisi sekaligus laga itu. Menurutnya, tugas Asnawi sebenarnya tidak mudah karena musti naik-turun membantu serangan sekaligus memperkuat pertahanan.

“Asnawi menjalani peran di tiga posisi, yakni belakang, tengah, dan depan. Itu tentunya menjadi beban tersendiri. Saya sebelumnya sudah mencoba dia sebagai penyerang sayap ketika melawan Busan. Itu sebagai proses penyesuaian diri,” ucap Gil-sik dikutip dari laman Sports-G.

“Setelah Min Joon-yeong cedera, saya mengubahnya menjadi tiga bek, karena saya ingin memaksimalkan permainan agresif Asnawi. Asnawi tetap seorang Asnawi, sehingga cocok untuk diterapkan. Lagipula formasi itu juga sudah dipahami seluruh pemain kami,” pungkasnya.

Update selalu berita sepakbola dari berbagai penjuru dunia cuma di Ligacacing.net