5 Pemain Top yang Tak Tampil di Euro 2020

5 Pemain Top yang Tak Tampil di Euro 2020

Liga Cacing – Berita Bola –  EURO 2020 akan dihelat mulai 12 Juni sampai 12 Juli mendatang. Meski keseruannya sudah mulai dirasakan dalam beberapa pekan terakhir, tercatat ada lima pemian top yang tak bisa berpartisipasi di ajang tersebut.

Euro 2020 memiliki format sedikit berbeda. Ada berbagai kota yang akan menjadi tuan rumah di fase grup dan fase gugur. Selain itu, setiap tim kini boleh membawa 26 pemain dalam skuat. Angka ini naik tiga orang dibanding sebelumnya.

Selain itu, jumlah kontestan juga naik 8 negara dibanding sebelumnya. Jika pada Euro 2016 jumlahnya ada 16 tim, pada edisi ini, ada 24 negara yang berpartisipasi. Dalam daftar, tersemat dua negara debutan yakni Finlandia dan Makedonia Utara

Banyaknya negara yang berpartisipasi diharapkan bisa menambah keseruan kompetisi dan membuka kans juara baru hadir pada ajang terbesar di sepakbola Eropa. Ada kemungkinan Yunani, Portugal atau Italia baru bisa menjuarai ajang tersebut.

Baca Juga:  5 Pesepakbola Termahal yang Dimiliki Israel dan Palestina

Di antara gegap gempita gelaran yang akan dihelat musim panas menatang dan sederet pemain yang berkesempatan membela Timnas, ada lima pemain yang berhalangan tampil lantaran negaranya tak lolos ataupun kalah bersaing dengan negara lain. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

  1. Erling Braut Haaland (Norwegia)

Erling Haaland dan Martin Odegaard dipastikan tak bisa mentas di Euro 2020 lantaran Norwegia tak lolos ke fase grup lantaran negaranya kalah dari Serbia di babak play off. Selama membela Norway, ia sudah mentas sebanyak 10 kali dan mencetak enam gol dalam periode tersebut.

Kegagalan Norway melaju ke fase grup seakan menambah daftar Panjang kegagalan Haaland di musim ini. Di level klub, ia gagal bersaing dengan Bayern yang akhirnya keluar sebagai juara Bundesliga. Untungnya, mantan pemain RB Salzburg ini masih bisa membawa Die Borussen menjuarai DFB-Pokal.

  1. Dayot Upamecano (Prancis)

Musim ini, boleh dibilang menjadi musim terbaik yang dijalani Dayot Upamecano di level klub. Ia mampu membawa RB Leipzig bersaing dengan Bayern untuk memperebutkan gelar Bundesliga. Ia juga hampir membawa Die Roten-Bullen menjuarai DFB-Pokal sebelum akhirnya dikalahkan Dortmund di partai pamungkas.

Musim ini, ia tampil reguler dengan mengoreksi 41 laga di level klub para berbagai kompetisi dan mencetak satu gol serta satu assist. Kepiawaiannya menggalang lini pertahanan memang tak perlu diragukan. Namun, namanya harus tersingkir dari Timnas lantaran kalah bersaing dengan Clement Lenglet, Jules Kounde, Kurt Zouma dan Raphaël Varane.

  1. Jan Oblak (Slovenia)

Kesuksesan Atletico Madrid mendulang gelar LaLiga musim ini tak lepas dari kepiawaian Jan Oblak di bawah mistar gawang. Kiper asal Slovakia tak pernah absen di ajang LaLiga dan mampu catatkan 18 cleansheet. Dalam 38 laga yang dimainkan, ia hanya kebobolan 25 kali.

Berbanding terbalik di level Tim Nasional, Oblak gagal membawa timnya melaju lebih jauh di babak kualifikasi Euro 2020 lantaran komposisi pemain Timnas Slovenia boleh dibilang tak merata di berbagai aspek.

Baca Juga:  5 Mantan Pesepakbola Top yang Menjadi Politisi

  1. Sergej Milinkovic-Savic (Serbia)

Dalam beberapa musim terakhir, nama Sergej Milinkovic-Savic memang selalu dikaitkan dengan tim-tim besar macam Man United dan PSG. Meski begitu,sampai hari ini, ia masih tetap setia menggunakan seragam Lazio dan menjadi jendral lapangan tengah di Elang Roma.

Bersama Serbia, Mininkovic-Savic gagal membawa negaranya berjaya lantaran pecahan Yugoslavia itu harus kalah dari Skotlandia di ajang play-off sehingga satu tiket yang tersedia resmi menjadi milik the Tartan Army.

  1. Miralem Pjanic (Bosnia & Herzegovina)

Musim ini boleh dibilang menjadi musim apes bagi Miralem Pjanic. Bagaimana tidak, datang ke Barcelona dengan ekspektasi tinggi guna mengisi lini tengah, mantan punggawa AS Roma justru gagal membuktikan diri dan lebih banyak menghangatkan bangku cadangan Blaugrana.

Tragisnya, pemilik 100 caps bersama Timnas Bosnia ini juga gagal membawa timnya melangkah lebih jauh dari babak kualifikasi dan harus beristirahat di bursa musim panas alib-alih mentas bersama negara pecahan Yugoslavia itu.

Update selalu berita sepakbola dari berbagai penjuru dunia cuma di Ligacacing.net