5 Pemain Free Agent dengan Harga Termahal

5 Pemain Free Agent dengan Harga Termahal

Liga CacingBerita BolaAda sebuah risiko yang harus diterima pesepakbola profesional dalam karirnya yakni harus berstatus tanpa klub lantaran satu dan lain hal. Meski berstatus tanpa klub, beberapa nama di bawah mampu catatkan diri sebagai pemain dengan valuasi harga termahal.

Hingar bingar dan kilau dunia sepakbola dunia memang tak terbantahkan lagi. Para sepakbola dari berbagai penjuru dunia  seakan berlomba untuk menjadi pemain profesional dan dikontrak oleh tim besar. Menjadi pemain tim besar berarti memperlebar kesempatan untuk mendulang prestasi sekaligus mendapatkan gaji besar.

Beberapa klub besar yang kerap menjadi destinasi favorit para pemain profesional di seluruh dunia antara lain Real Madrid, Barcelona, Juventus, Bayern Munchen, Manchester City dan Liverpool serta sederet nama lain. Klub-klub di atas memang bisa menjamin para pemain bisa meraih gelar setiap tahunnya lantaran konsistensi yang mereka tunjukan baik di kancah domestik maupun Eropa

Namun untuk beberapa kasus, ada pula tim yang tak terlalu besar secara nama namun mereka mampu memberikan gaji besar untuk merekrut pemain incarannya. Hal tersebut bisa ditemui di Chinese Super League maupun beberapa klub di dataran Arab dan Major League Soccer. Berbagai destinasi tersebut bakal menajdi impian para pemain profesional yang sudah berumur namun ingin tetap mendapatkan gaji besar.

Beberapa nama besar macam Gabriel Batistuta, Xavi Hernandez hingga Stefan Effemberg mampu melanjutkan karir di Timur Tengah pada penghujung karirnya sementara Hulk, Oscar, Carlos Tevez hingga Didier Drogba sempat menjajal Chinese Super League dan David Becham, Frank Lampard, Andrea Pirlo hingga Zlatan Ibrahimovic sempat menikmati manisnya mentas di MLS.

Baca Juga:  Tak Kalah Dari Eropa, Inilah 5 Stadion Sepakbola Terbesar di Asia

Meski sudah merumput dengan tim besar dan dengan bayaran yang lumayan tinggi, bukan berarti pemain sepakbola profesional bisa lepas begitu saja dari kemungkinan bermain tanpa klub. Banyak faktor yang mendasari hal tersebut bisa terjadi kapan saja.

Kini, menukil laman transfermarkt, tersemat lima pemain top yang memiliki valuasi harga tinggi dan berstatus tanpa klub. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

  1. Alex Teixera (31 Tahun, Brazil, 12 Juta Euro)

Secara mengejutkan, Alex Teixera kini berstatus tanpa klub. Pemain asal Brazil merupakan winger kiri yang lumayan eksplosif kala masih mentas di Shakhtar Donetsk. Namanya sempat dikaitkan dengan berbagai tim besar macam Juventus dan Man United. Namun ia lebih memilih main di Chinese Super League pada 2016 lalu bersama Jiangsu Suning lantaran mereka bersedia memberikan gaji besar bagi Alex.

Di tim asal Negeri Tirai Bambu, Alex bermain selama lima tahun. Menukil laman Statista, ia mendapatkan bayaran 210 ribu Euro per pekan atau setara dengan Rp 361 Miliar. Bersama Jiangsu ia sempat mempersembahkan satu gelar Chinese Super League dan mampu mendulang 153 laga di berbagai kompetisi dan mencetak 73 gol dan 43 assist di berbagai kompetisi.

Meski sudah dibayar tinggi, nasib naas menimpa Alex. Timnya, Jiangsu terpaksa membubarkan diri tak berselang lama pasca mereka juara lantaran pemilik klub, Suning Group memutuskan untuk angkat kaki dari dunia sepakbola lantaran Pandemi Corona yang menyerang berbagai sektor bisnis mereka. Jiangsu pun resmi dikobarkan dan Alex yang mencari makan di sana harus berstatus sebagai pengangguran.

  1. Diego Costa (Spanyol, 32 Tahun, 10 Juta Euro)

Nama Diego Costa lumayan terkenal di dunia sepakbola lantaran ia memiliki reputasi sebagai striker tajam di klub yang sempat dibelanya. Pada periode pertama bersama Atletico Madrid, namanya santer terdengar lantaran ia mampu mendulang produktivitas gol yang baik.

Pada periode pertamanya, penyerang asal Brazil mampu bukukan. 64 gol dalam 135 laga yang dimainkan di berbagai kompetisi. Catatan tersebut membuatnya direkrut Chelsea. Mentas di Inggris, ketajamannya tak berkurang. Costa masih mampu mendulang 58 gol dari 120 laga yang dilakoni.

Meski tampil impresif, serangkaian friksi mulai menyelimutinya di London Barat. Costa pun memutuskan pulang ke Atletico Madrid. Namun sayang, pada periode keduanya bersama Los Rojoblancos, ia hanya mengepak 19 gol dalam 81 laga yang dimainkan dan harus menerima kenyataan kalah bersaing dengan luis Suarez.

Setelah berstatus tanpa klub pada Desember tahun lalu lantaran memutus kontraknya karena alasan pribadi, namanya sempat dikaitkan dengan berbagai klub macam Wolverhampton, Manchester City, Sao Paulo, Palmeiras hingga Benfica. Klub terakhir diklaim serius membawa Costa ke Semenanjung Iberia dengan menawarkan gaji tak kurang dari 3 juta Euro per musim kepadanya.

  1. Ahmed Musa (Nigeria, 28 Tahun, 6 Juta Euro)

Di awal karir, sosok Ahmed Musa memang jarang dikenal para pecinta sepakbola lantaran pemain asal Nigeria lebih banyak menghabiskan karir di berbagai liga minor macam Eredivisie dan Russia Premier League. Namun kala membela Leicester City, namanya mulai dikenal.

Musa datang ke Leicester guna menggantikan peran Riyad Mahrez yang memutuskan hengkang ke Manchester City, meski ia dan Mahrez sama-sama Afrika, Musa tak bisa tampilkan performa sesuai ekspektasi menjadi deputi Mahrez. Dalam  dua tahun karirnya bersama Foxes, ia hanya mampu mengemas 33 penampilan dan mencetak lima gol.

Pasca petualangan singkat di Inggris, Musa pun dijual ke raksasa Liga Arab Saudi, Al-Nassr. Di Negara Teluk, ia mampu tampil selama dua musim dan mencetak 57 penampilan, mengoreksi 11 gol dan 14 assist. Sayang, sejak Oktober tahun lalu, kontraknya tak diperpanjang dan kini ia bestatus tanpa klub.

Baca Juga: Jajaran 10 Pemain Asia Terbaik Sepanjang Masa

  1. Younes Belhanda (Maroko, 31 Tahun, 4,3 Juta Euro)

Younes Belhanda menjadi pemain keempat dengan valuasi harga tertinggi yang kini berstatus tanpa klub pasca ia dilepas oleh Galatasaray pada awal pekan lalu.

Nama Belhanda memang lumayan mencuri perhatian kala masih membela Montpellier dalam rentang 2009-2013 lalu. Bersama tim Prancis tersebut, ia tampil impresif dengan mengemas 29 gol dan 19 assist dalam 144 laga yang dilakoni dalam lintas kompetisi.

Kepindahannya ke Dynamo Kiev pada 2013 lalu berbuah petaka. Di Ukraina, ia tak menemukan performa terbaiknya kembali sehingga namanya sering dipinjamkan ke tim lain.  Ia mulai mendapatkan sentuhan terbaiknya bersama Galatasaray pasca hengkang dari Dynamo. Bersama tim asal Istanbul, ia mampu mengemas 22 gol serta mengepak 26 assist dari 131 laga yang dilakoni. Namun komentar buruknya yang menyebut manajermen tim harus lebih memperhatikan lapangan dari pada sosial media berdampak pada pemutusan kontrak sang pemain pekan lalu.

  1. Daniel Sturirdge (Inggris, 31 Tahun, 4 Juta Euro)

Pasca meninggalkan Liverpool pada musim panas 2019, nama Daniel Sturridge seakan tenggelam dari peradaban. Mantan pemain Manchester City kontraknya harus diputus oleh Trabzonspor lantaran masalah kebugaran yang tak kunjung mumpuni.

Di awal karir, Sturidge memiliki reputasi sebagia pencetak gol ulung di lini depan.  Namanya sempat memperkuat berbagai tim besar macam City, Chelsea hingga Liverpool. Namun pasca kontraknya beres pada 2019 lalu,  ia memutuskan meninggalkan Liverpool dan bergabung dengan Trabzonspor yang mentas di Turki Super Lig dengan status bebas transfer.

Setahun bersama tim asal Turki tersebut, ia hanya mampu mengepak 7 gol serta 4 assist dalam 16 kali kesempatan main. per Maret 2020 ia sudah tak memiliki klub dan sempat dikenai sanksi larangan tampil selama empat bulan lantaran kasus judi yang menimpanya. Sejak saat itu, Sturridge masih belum memiliki klub.

Sekatinya sempat ada minat dari berbagai tim Premier League dan MLS. Namun tak ada penawaran pasti yang melibatkan sang pemain untuk segera merumput dalam waktu dekat.

Update selalu berita sepakbola dari berbagai penjuru dunia cuma di Ligacacing.net